Langsung ke konten
ittechwire

Berita teknologi dengan sumber yang jelas

  1. Beranda
  2. Sains

Sains

Citra Hubble menampilkan galaksi spiral NGC 1827 yang terlihat dari sisi sebagai bagian survei galaksi satelit

NASA telah mempublikasikan citra Teleskop Luar Angkasa Hubble dari NGC 1827, galaksi spiral yang terlihat dari sisi pada jarak sekitar 37 juta tahun cahaya, yang diambil selama survei galaksi satelit bermassa rendah di sekitar galaksi induk mirip Bimasakti.

Redaksi ittechwire3 menit bacaSumber: 1Terjemahan AI · bahasa asli: English
Citra Teleskop Luar Angkasa Hubble dari galaksi spiral NGC 1827 yang terlihat dari sisi, dengan bintang latar depan terang beserta duri difraksinya di sebelah kiri inti galaksi; citra persegi ini ditampilkan dengan bilah hitam di kedua sisinya.
NASA, ESA, Michael Jones (Caltech); image processing: Gladys Kober (NASA/Catholic University of America) · Public domain

Poin penting

  1. 1NGC 1827 adalah galaksi spiral menengah yang terlihat dari sisi, sekitar 37 juta tahun cahaya jauhnya di rasi Columba.
  2. 2Citra Hubble, yang diambil dengan Advanced Camera for Surveys, menampilkan jalur-jalur debu, wilayah pembentukan bintang berwarna biru, dan sebuah bintang latar depan dengan empat duri difraksi.
  3. 3Pengamatan ini termasuk dalam survei 260 galaksi satelit di sekitar 22 galaksi induk mirip Bimasakti dalam jarak sekitar 32 juta tahun cahaya.
  4. 4Hubble telah mengamati 111 dari satelit-satelit tersebut; sisanya membutuhkan 149 orbit lagi, satu per galaksi.
  5. 5NASA menyatakan galaksi bermassa rendah membantu menguji model-model kosmologi pada skala kecil, di mana prediksi kesulitan mencocokkan diri dengan pengamatan.

Berita selengkapnya

NASA merilis citra baru Teleskop Luar Angkasa Hubble pada 16 Oktober yang menampilkan NGC 1827, sebuah galaksi spiral menengah yang terlihat dari sisi (edge-on). Menurut NASA, galaksi ini berada sekitar 37 juta tahun cahaya dari Bumi di rasi Columba, sang Merpati. Dilihat dari samping, jalur-jalur debu berwarna cokelat karat membentang melintasi piringan galaksi di sepanjang keseluruhannya.

Citra ini diambil dengan instrumen Advanced Camera for Surveys milik Hubble. NASA menyatakan citra tersebut memperlihatkan wilayah-wilayah biru terang di sepanjang piringan, yang terpotong oleh jalur-jalur debu gelap, tempat bintang-bintang baru kemungkinan sedang terbentuk. Tepat di sebelah kiri tonjolan pusat galaksi terdapat sebuah bintang terang, tetapi itu adalah objek latar depan yang berada di antara Bumi dan NGC 1827. Empat duri difraksinya berasal dari cahaya yang membelok di sekitar penyangga di dalam teleskop yang menopang cermin sekunder Hubble. Bintang-bintang latar depan lain dalam bingkai dapat dikenali dari duri yang sama, sementara galaksi-galaksi yang lebih jauh bertebaran di latar belakang yang gelap.

Pengamatan ini merupakan bagian dari survei Hubble yang meneliti 260 galaksi satelit di sekitar 22 galaksi induk yang serupa dengan Bimasakti, semuanya berada dalam jarak sekitar 32 juta tahun cahaya dari Bumi. Sejauh ini Hubble telah mengamati 111 dari satelit-satelit tersebut. Menurut NASA, target yang tersisa akan membutuhkan tambahan 149 orbit Hubble, dengan satu orbit dialokasikan per galaksi.

NASA menyatakan galaksi bermassa rendah seperti yang ada dalam program pengamatan ini memberikan cara untuk menguji apa yang diprediksi model-model kosmologi pada skala kecil, di mana model-model tersebut kesulitan mencocokkan diri dengan pengamatan. Badan tersebut memperkirakan data ini akan memberi para peneliti pemahaman yang lebih baik tentang sifat-sifat galaksi bermassa rendah di sekitar galaksi induk mirip Bimasakti dan, pada gilirannya, menyempurnakan model-model kosmologi. Citra ini dikreditkan kepada NASA, ESA dan Michael Jones dari California Institute of Technology, dengan pemrosesan citra oleh Gladys Kober dari NASA dan Catholic University of America.

Mengapa ini penting

Model-model kosmologi mengalami kesulitan mencocokkan diri dengan pengamatan pada skala kecil, seperti skala galaksi bermassa rendah. Sensus Hubble yang sistematis atas galaksi-galaksi satelit di sekitar galaksi induk mirip Bimasakti memberi para peneliti kumpulan data yang lebih besar dan konsisten untuk mengkarakterisasi sistem-sistem ini dan menyempurnakan model-model tersebut, menurut NASA.

Linimasa

  1. · Diterbitkan

Topik#Teleskop Luar Angkasa Hubble#NASA#NGC 1827#galaksi#kosmologi#astronomi

Sumber

Berita ini bersumber dari rujukan berikut. Bacalah untuk konteks selengkapnya.

  1. 1NASA · Sumber primerNASA’s Hubble Spies Spiral’s Edgescience.nasa.gov