Microsoft rencanakan peluncuran Maia 300 dan ekspansi multi-gigawatt mulai 2027
Microsoft menyatakan Maia 200 sudah melayani beban kerja produksi, sementara Maia 300 dijadwalkan hadir pada 2027 seiring langkah perusahaan menuju penggunaan sistem inferensinya sendiri di seluruh layanannya.

Poin penting
- 1Microsoft menjadwalkan penerapan produksi Maia 300 dimulai pada 2027.
- 2Ekspansi Azure Maia yang lebih luas direncanakan mencapai skala multi-gigawatt, mulai 2027.
- 3Microsoft menyatakan Maia 200 sudah melayani Copilot; GitHub Copilot dan Microsoft Foundry dijadwalkan menyusul paling lambat akhir tahun.
- 4Rak Maia 300 yang diumumkan memiliki 96 akselerator dan batas daya 167 kilowatt.
- 5Klaim throughput token tingkat rak hingga tujuh kali lipat dibandingkan Maia 200 berasal dari Microsoft.
Berita selengkapnya
Microsoft berencana mulai menerapkan Maia 300 ke tahap produksi pada 2027, bersamaan dengan perluasan keluarga Azure Maia ke skala multi-gigawatt yang dimulai pada tahun yang sama. Perusahaan menyatakan Maia dimaksudkan untuk menjadi sistem inferensi utamanya bagi produk dan layanan Microsoft. Rencana tersebut menggambarkan peluncuran di masa depan, bukan kapasitas yang sudah tersedia.
Menurut Microsoft, Maia 200 sudah menjalankan beban kerja produksi untuk Microsoft Copilot dan mendukung tim MAI perusahaan dalam mengembangkan model-model baru. Perusahaan menyatakan GitHub Copilot dan Microsoft Foundry akan menyusul paling lambat akhir 2026. Microsoft juga melaporkan bahwa Maia 200 sedang diterapkan di Amerika Serikat, Eropa, dan Australia.
Microsoft menyatakan Maia 300 ditujukan untuk penalaran atas konteks panjang, aplikasi percakapan yang sensitif terhadap penundaan, serta tugas multilangkah yang dijalankan agen AI. Desain chiplet-nya memisahkan fungsi komputasi, pengontrol memori, dan input/output, dengan chiplet komputasi yang dibuat menggunakan proses N2P dari TSMC. Perusahaan menyajikan pemisahan tersebut sebagai cara untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas.
Menurut Microsoft, desain rak yang diumumkan menggabungkan 96 akselerator dalam batas daya 167 kilowatt dan menyediakan kapasitas HBM sebesar 27,6 TB. Dalam konfigurasi penuh tersebut, perusahaan mengklaim throughput token tingkat rak hingga tujuh kali lipat dibandingkan Maia 200. Angka-angka tersebut merupakan spesifikasi dan klaim kinerja Microsoft untuk sistem yang direncanakan; penerapan produksinya masih dijadwalkan pada 2027.
Mengapa ini penting
Analisis: Rencana ini mengaitkan kapasitas inferensi Microsoft lebih erat dengan peta jalan perangkat kerasnya sendiri. Penggunaan Maia 200 yang sudah berjalan menunjukkan adopsi di dalam perusahaan, tetapi tidak membuktikan peningkatan yang akan diberikan Maia 300. Hal itu bergantung pada kinerja sistem yang direncanakan dalam produksi.
Linimasa
· Diterbitkan
Topik#Microsoft#Azure#Maia 300#Infrastruktur AI#Inferensi
Sumber
Berita ini bersumber dari rujukan berikut. Bacalah untuk konteks selengkapnya.



